Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menerima kunjungan kenegaraan Presiden Belarus, Aleksandr Lukashenko, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (2/7/2026). Prosesi penyambutan yang berlangsung khidmat tersebut dimulai tepat pukul 11.25 WIB saat iring-iringan kendaraan kenegaraan memasuki kawasan istana dengan pengawalan ketat pasukan berkuda.
Setibanya di lokasi, Aleksandr Lukashenko disambut dengan rangkaian upacara tradisi penyambutan tamu negara. Selain barisan jajar kehormatan dan iringan bendera oleh para pelajar, perhelatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan Tarian Enggang dari Kalimantan Timur sebagai simbol penghormatan khas budaya Indonesia.
Setelah prosesi penyambutan di halaman istana, kedua kepala negara melakukan inspeksi pasukan kehormatan dan memberikan penghormatan kepada bendera kebangsaan kedua negara yang diiringi lagu kebangsaan masing-masing. Pertemuan kemudian berlanjut dengan sesi penandatanganan buku tamu di Ruang Kredensial, disusul dengan pertemuan bilateral secara mendalam.
Kunjungan ini merupakan langkah balasan atas lawatan Presiden Prabowo ke Belarus pada Juli 2025 lalu. Bagi Aleksandr Lukashenko, kehadiran kali ini menjadi kunjungan keduanya ke Indonesia sejak tahun 2013, yang menegaskan komitmen kedua negara dalam mempererat hubungan diplomasi dan kerjasama strategis antarnegara.
Sejumlah menteri kabinet turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Sesi pembicaraan antara delegasi kedua negara diharapkan dapat memperkuat kemitraan di berbagai sektor strategis.