Departemen Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) Provinsi Lai Chau baru saja menyelenggarakan konferensi evaluasi kinerja untuk meninjau pencapaian selama enam bulan pertama tahun 2026. Pertemuan ini menjadi momentum strategis bagi jajaran pimpinan dan staf untuk membedah hambatan, menganalisis tantangan, serta merumuskan langkah taktis guna mencapai target pembangunan daerah di sisa tahun berjalan.
Dalam sambutannya, Duong Dinh Duc menekankan pentingnya sinergi antara kepemimpinan organisasi partai dengan pelaksanaan tugas profesional. Ia mendesak seluruh delegasi untuk mengedepankan objektivitas dalam evaluasi serta memperkuat kedisiplinan dan inovasi dalam lingkungan kerja. Pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal agenda transformasi digital dan riset ilmiah yang memiliki dampak praktis bagi masyarakat luas.
Laporan kinerja menunjukkan kemajuan signifikan, terutama dalam penyederhanaan struktur aparatur melalui pembentukan Pusat Inovasi dan Transformasi Digital Provinsi Lai Chau. Selain itu, sektor Iptek telah berhasil menyelesaikan berbagai proyek penelitian strategis, termasuk pengembangan indikasi geografis untuk komoditas unggulan "Teh Lai Chau" serta pelestarian aksara tradisional etnis Ha Nhi, yang terbukti memperkuat identitas budaya sekaligus nilai ekonomi lokal.
Sejalan dengan semangat Resolusi No. 57-NQ/TW, Departemen Iptek Lai Chau kini memprioritaskan peningkatan literasi digital di kalangan pegawai negeri dan masyarakat umum. Penggunaan kecerdasan buatan dalam administrasi publik pun mulai diintensifkan guna menciptakan tata kelola yang lebih efisien dan transparan di seluruh lini pemerintahan.
Memasuki semester kedua, lembaga ini berkomitmen untuk menyempurnakan berbagai mekanisme kebijakan terkait kekayaan intelektual, standardisasi mutu produk, dan pengembangan ekosistem inovasi. Langkah ini dipandang krusial guna mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah serta memastikan setiap program pemerintah sejalan dengan visi transformasi digital nasional hingga tahun 2030.