Sektor hilirisasi nikel di Indonesia kembali menarik minat investor mancanegara. Kali ini, perusahaan teknologi pemrosesan material baterai asal Australia, Pure Battery Technologies (PBT), menyatakan ketertarikannya untuk membangun fasilitas precursor Cathode Active Material (pCAM) di dalam negeri. Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis untuk memperkuat ekosistem industri baterai nasional yang saat ini sedang dikembangkan secara masif.
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, menjelaskan bahwa kehadiran PBT sangat krusial dalam menutup celah pada rantai produksi baterai kendaraan listrik. Selama ini, Indonesia telah berhasil mengoperasikan fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL), sehingga fokus pemerintah kini beralih pada pengembangan pCAM dan katoda untuk memastikan seluruh rantai nilai produksi tersedia secara lokal.
Pemerintah Indonesia menyambut positif rencana tersebut, mengingat kemitraan antara Jakarta dan Canberra kini diperkuat oleh kerangka Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA). Melalui kesepakatan ini, kedua negara diharapkan dapat mengoptimalkan potensi investasi yang selaras dengan transformasi ekonomi nasional, di mana pemerintah telah menargetkan pengembangan pada 28 komoditas strategis hingga tahun 2040.
Selain investasi manufaktur, pemerintah juga mengajak mitra Australia untuk mengoptimalkan konektivitas logistik melalui jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II. Jalur yang menghubungkan Samudra Pasifik dan Samudra Hindia ini dinilai memiliki nilai strategis tinggi bagi arus perdagangan global, terutama bagi komoditas energi dan mineral yang menjadi urat nadi perekonomian di kawasan regional.
Dalam upaya menarik lebih banyak investor, Indonesia terus melakukan penyederhanaan regulasi dan pemberian berbagai insentif fiskal. Fokus investasi ke depan tidak hanya terbatas pada sektor pertambangan dan hilirisasi, tetapi juga mencakup pembangunan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan, hingga proyek ekonomi hijau yang mendukung transisi energi berkelanjutan.