Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) secara resmi melabeli narasi yang mengaitkan virus Hanta sebagai alat kontrol elite global maupun kedok bisnis terselubung sebagai informasi tidak benar atau hoaks. Klarifikasi ini diterbitkan untuk meredam keresahan publik yang sempat terpapar oleh teori konspirasi di media sosial.

Dalam tinjauan faktualnya, Kemenkomdigi menegaskan bahwa virus Hanta merupakan patogen yang telah lama dikenal dalam dunia medis. Virus ini umumnya disebarkan melalui kontak langsung dengan urine, feses, atau air liur hewan pengerat yang terinfeksi, dan sama sekali tidak memiliki kaitan dengan agenda rekayasa sosial atau skenario bisnis pihak tertentu.

Pihak kementerian juga menekankan pentingnya literasi digital bagi masyarakat. Penyebaran informasi medis yang menyesatkan tidak hanya berpotensi menimbulkan kepanikan massal, tetapi juga dapat menghambat upaya pencegahan penyakit yang sesungguhnya di lapangan.

Masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada kanal informasi resmi, seperti laman resmi Kementerian Kesehatan atau lembaga kesehatan dunia (WHO), guna mendapatkan data akurat terkait ancaman kesehatan. Verifikasi mendalam sangat diperlukan sebelum membagikan konten yang mengandung narasi konspirasi agar ekosistem informasi tetap sehat dan kredibel.