Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) berkomitmen untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan mental di seluruh pelosok daerah. Upaya ini difokuskan dengan menempatkan tenaga psikolog klinis pada unit-unit layanan kesehatan dasar, agar masyarakat dapat memperoleh pendampingan profesional dengan lebih cepat dan mudah.
Menteri Koordinator Bidang PMK, Pratikno, menegaskan bahwa pemerintah kini memandang psikolog klinis sebagai bagian integral dari tenaga kesehatan yang krusial. Dalam kunjungannya di Yogyakarta pada Jumat (3/7/2026), ia menjelaskan bahwa kehadiran psikolog klinis di tingkat kecamatan menjadi prioritas agar masyarakat tidak perlu lagi menempuh jarak jauh atau menunggu waktu lama untuk mendapatkan penanganan spesialis.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pemerintah tengah mengakselerasi program pelatihan bagi tenaga psikologi. Inisiatif ini memungkinkan psikolog umum untuk mendapatkan peningkatan kapasitas agar mampu memberikan layanan pendampingan psikologis yang komprehensif bagi masyarakat di tingkat lokal.
Lebih lanjut, Pratikno menekankan bahwa perhatian terhadap kesehatan mental juga menjadi aspek penting dalam program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Menurutnya, pemeriksaan kesehatan tidak boleh hanya berfokus pada kondisi fisik, tetapi juga harus mencakup deteksi dini kesehatan mental sehingga setiap temuan dapat segera ditindaklanjuti secara tepat.