Warga Ibu Kota kembali dimanjakan dengan sajian hiburan gratis di akhir pekan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi menggelar Jakarta Penuh Warna (JPW) Edisi Kedua yang dipusatkan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI). Gelaran ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta sekaligus menjadi penanda hitung mundur menuju peringatan monumental 5 Abad Jakarta pada 2027.
Mengusung tema besar "Semangat Kebangsaan dan Keberagaman untuk Jakarta Kota Global", acara ini dirancang sebagai wadah perayaan keragaman budaya Nusantara yang dipadukan dengan seni pertunjukan kontemporer, aktivitas olahraga, serta aksi kepedulian sosial. Seluruh rangkaian kegiatan dibuka untuk umum tanpa dipungut biaya apa pun, sehingga masyarakat dari berbagai kalangan dapat berpartisipasi secara leluasa.
Sejumlah agenda menarik telah disiapkan panitia untuk memeriahkan gelaran ini. Di antaranya adalah kegiatan olahraga bersama pada pagi hari yang mengajak warga Jakarta memulai akhir pekan dengan penuh energi dan semangat kebersamaan. Aktivitas ini dirancang agar dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa batasan usia.
Selain itu, parade balon yang spektakuler juga akan turut memeriahkan suasana di sepanjang kawasan Bundaran HI. Atraksi visual ini diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, khususnya keluarga dan anak-anak yang datang menikmati akhir pekan di pusat kota.
Puncak kemeriahan akan ditandai dengan penampilan Tarian Massal Nusantara bertajuk "Harmoni Penuh Warna". Pertunjukan tari kolosal ini mengangkat semangat kebangsaan dan merayakan kekayaan budaya Indonesia yang beragam, menjadi simbol persatuan di tengah kemajemukan Ibu Kota.
Masyarakat yang berminat hadir tidak perlu melakukan pendaftaran khusus. Cukup datang langsung ke lokasi acara di Bundaran HI untuk menikmati seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan. Gelaran Jakarta Penuh Warna Edisi Kedua ini diharapkan mampu mempererat kebersamaan warga Jakarta sekaligus memperkuat identitas kota menjelang tonggak sejarah setengah milenium pada tahun mendatang.