Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Mechanical Innovation Fair dan Automotive Education 2026. Ajang yang berlangsung di GOR UMS ini menjadi panggung bagi para mahasiswa untuk mempresentasikan hasil riset dan karya teknologi tepat guna yang telah dikembangkan selama masa perkuliahan.
Koordinator mata kuliah Group Project, Afif Faishal, S.T., M.T., mengungkapkan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang apresiasi bagi kreativitas mahasiswa sekaligus upaya untuk memupuk iklim inovasi di lingkungan kampus. Dengan berkolaborasi bersama Keluarga Mahasiswa Teknik Mesin, pameran ini diharapkan mampu menjawab tantangan zaman melalui solusi mekanis yang aplikatif.
Sejumlah prototipe inovatif yang menyita perhatian pengunjung di antaranya adalah alat uji beban dan ketahanan aspal, sistem digester biogas, mesin pencacah, hingga pemanfaatan energi surya melalui Solar Photovoltaic. Produk-produk tersebut menunjukkan kompetensi mahasiswa dalam menciptakan teknologi yang relevan dengan kebutuhan sektor infrastruktur, pangan, serta energi terbarukan.
Ketua Program Studi Teknik Mesin UMS, Prof. Ir. Agus Dwi Anggono, S.T., M.Eng., Ph.D., menekankan bahwa pameran ini merupakan manifestasi dari metode pembelajaran berbasis proyek. Melalui proses ini, mahasiswa dilatih untuk bekerja dalam tim, mengasah kolaborasi, serta merealisasikan sistem mekanikal yang memiliki nilai guna tinggi bagi masyarakat luas.
Selain pameran karya, acara ini juga menghadirkan sesi edukasi otomotif bersama pakar nasional, Tatang Raharjo, M.Pd. Dalam sesi tersebut, pembahasan difokuskan pada dinamika industri mobil listrik, mencakup perkembangan teknologi terkini hingga peluang implementasinya di masa depan bagi generasi muda di bidang teknik.