Di balik gemerlap prestasi para atlet Kabupaten Banggai, terdapat manajemen keuangan yang solid dan tertata rapi. Peran krusial tersebut dijalankan oleh Dewi Astuti, Bendahara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banggai, yang telah mengabdi sejak Desember 2019. Sosok yang akrab disapa Ibu Ben ini menjadi jangkar penting dalam memastikan transparansi penggunaan dana daerah demi kemajuan dunia olahraga lokal.
Dewi Astuti dikenal mampu mematahkan stereotip bahwa posisi bendahara organisasi harus diisi oleh kalangan pengusaha atau pejabat publik. Dengan rekam jejak yang mumpuni, ia berhasil mempertahankan posisinya melewati berbagai pergantian kepemimpinan di tubuh KONI Banggai. Konsistensi kinerjanya yang dinilai sangat memuaskan membuat manajemen organisasi tetap menaruh kepercayaan penuh kepadanya untuk mengelola anggaran yang bersumber dari APBD.
Sekretaris KONI Banggai, Sugiarto Djanun, memberikan apresiasi khusus terhadap dedikasi Dewi. Menurut Sugi, kompetensi yang dimiliki Dewi merupakan hasil dari pengalaman kerja profesional selama 26 tahun yang dipadukan dengan proses kaderisasi internal. Sugi menegaskan bahwa kemampuan Dewi dalam mengelola administrasi organisasi yang kompleks menjadikannya aset berharga bagi KONI Banggai.
Di tengah tantangan tuntutan prestasi olahraga yang kian kompetitif, kehadiran Dewi Astuti memberikan ketenangan dalam operasional organisasi. Dari ruang sekretariat yang sederhana, ia memastikan setiap rupiah dialokasikan secara tepat guna. Ketekunan dan integritas yang ia tunjukkan membuktikan bahwa efektivitas sebuah organisasi olahraga sangat bergantung pada pengelolaan manajemen keuangan yang jujur dan profesional.