Pasar modal Amerika Serikat, Wall Street, mengakhiri sesi perdagangan hari Rabu dengan catatan negatif. Indeks Dow Jones Industrial Average terkoreksi tipis 0,03% ke level 52.305,24, sementara indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing melemah sebesar 0,22% dan 0,66%.
Tekanan utama pada pergerakan pasar hari ini bersumber dari sektor teknologi, terutama produsen semikonduktor yang merosot tajam hingga 6,3%. Tingginya valuasi perusahaan serta besarnya belanja modal untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI) memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar mengenai keberlanjutan tren penguatan saham tersebut.
Selain faktor fundamental teknis, sentimen geopolitik turut membayangi psikologi investor. Ketidakpastian hasil dialog tidak langsung antara Amerika Serikat dan Iran menjadi perhatian utama, terutama menjelang libur panjang Hari Kemerdekaan AS. Pasar tampak berhati-hati menantikan perkembangan diplomasi tersebut sebelum memasuki akhir pekan.
Di tengah tekanan yang ada, saham Meta Platforms tampil kontras dengan lonjakan 8,8%. Kenaikan ini dipicu oleh kabar mengenai strategi perusahaan dalam mengoptimalkan kapasitas komputasi AI mereka melalui layanan cloud. Di sisi lain, pernyataan Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, yang menegaskan komitmen pada target inflasi 2% memberikan sedikit stabilitas, meskipun ia mengisyaratkan kebijakan moneter yang tetap ketat meski ada tekanan politik untuk penurunan suku bunga.
Laporan data manufaktur dari Institute for Supply Management yang menunjukkan perlambatan namun tetap solid, serta antisipasi terhadap data ketenagakerjaan AS yang akan rilis Kamis mendatang, menjadi fokus investor. Pelemahan ini terjadi sebagai respons pasar setelah indeks S&P 500 dan Nasdaq membukukan performa kuartalan terbaik mereka sejak tahun 2020.