Pemerintah Kota Banda Aceh secara aktif mempromosikan daya tarik investasi daerah dalam ajang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 yang digelar di Kota Medan. Kehadiran delegasi yang dipimpin oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banda Aceh, Mohd Ichsan, menegaskan komitmen pemerintah kota dalam memperluas jejaring kemitraan ekonomi di tingkat nasional.

Dalam forum bisnis dan investasi yang berlangsung pada 1 hingga 2 Juli 2026, Pemkot Banda Aceh menyoroti dua proyek unggulan yang telah disiapkan melalui dokumen Investment Project Ready to Offer (IPRO). Proyek tersebut mencakup pengembangan Kawasan Pantai Ulee Lheue di sektor pariwisata serta optimalisasi Kawasan Pasar Aceh sebagai pusat perdagangan modern yang prospektif.

Selain mengikuti forum bisnis, Pemerintah Kota Banda Aceh turut memeriahkan Indonesia City Expo. Ajang pameran ini dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkenalkan produk unggulan UMKM serta inovasi pelayanan publik kepada para pelaku usaha dan investor yang hadir dari 98 kota di seluruh Indonesia.

Keikutsertaan Banda Aceh dalam rangkaian kegiatan bertema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat!” ini diharapkan mampu meningkatkan citra kota sebagai destinasi investasi yang terbuka dan inovatif. Pemerintah optimistis bahwa kolaborasi yang terjalin selama Rakernas APEKSI akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan di masa depan.