Apple secara resmi meluncurkan program penjualan iPhone 16e dalam kondisi refurbished atau rekondisi melalui toko daring resminya. Langkah strategis ini diambil menyusul dihentikannya lini produksi unit baru iPhone 16e pasca peluncuran generasi penerusnya, iPhone 17e.

Bagi konsumen di pasar Amerika Serikat, perangkat ini kini ditawarkan dengan potongan harga yang cukup signifikan. Varian penyimpanan 128GB dibanderol mulai dari USD 419 atau sekitar Rp7,5 juta, sementara varian 256GB dan 512GB masing-masing dipasarkan di kisaran Rp9,1 juta hingga Rp12,2 juta. Tersedia dalam balutan warna hitam dan putih, perangkat ini menawarkan opsi ekonomis bagi pengguna yang ingin tetap berada dalam ekosistem Apple.

Meski mengusung label harga yang lebih kompetitif, terdapat beberapa perbedaan spesifikasi yang perlu dicermati calon pembeli jika dibandingkan dengan model terbaru. iPhone 16e diketahui belum menyertakan dukungan pengisian daya MagSafe dan masih mengandalkan modem C1 serta chipset A18 generasi lama. Selain itu, proteksi layar yang digunakan masih berbasis teknologi Ceramic Shield versi pertama.

Untuk menjaga standar kualitas, Apple menerapkan protokol ketat dalam proses rekondisi ini. Setiap unit telah melalui tahapan pembersihan mendalam, penggantian baterai, hingga penyediaan casing luar dan aksesori baru yang orisinal. Perangkat ini juga dipastikan dalam kondisi unlocked, sehingga dapat digunakan dengan berbagai operator seluler di seluruh dunia.

Sebagai bentuk komitmen terhadap kepuasan pelanggan, Apple menyertakan garansi resmi selama satu tahun untuk setiap unit refurbished. Konsumen juga tetap diberikan fleksibilitas untuk mengakses layanan perlindungan tambahan melalui AppleCare+, menjadikan opsi ini sebagai pilihan yang aman bagi mereka yang menginginkan produk andal dengan nilai investasi yang lebih rendah.