Pemerintah Vietnam menunjukkan komitmen serius dalam mempercepat transformasi digital dan penguasaan teknologi nasional melalui evaluasi 18 bulan pelaksanaan Resolusi 57. Sekretaris Jenderal dan Presiden To Lam menegaskan bahwa kebijakan strategis ini telah berhasil memangkas hambatan birokrasi dan menciptakan ekosistem yang kondusif bagi inovasi ilmu pengetahuan, teknologi, serta transformasi digital di seluruh pelosok negeri.

Fokus pengembangan kini diarahkan pada penguasaan teknologi yang memiliki nilai tambah tinggi bagi masyarakat, mencakup kecerdasan buatan (AI), robotika, big data, hingga chip semikonduktor. Langkah konkret ini didukung oleh keterlibatan sektor swasta yang progresif. Perusahaan raksasa seperti Viettel Group dan FPT Group kini memimpin inisiatif manufaktur chip semikonduktor lokal, yang menempatkan Vietnam sebagai pemain baru dalam rantai pasok teknologi global.

Infrastruktur digital pun terus diperkuat dengan ekspansi jaringan 5G yang masif. Hingga saat ini, lebih dari 22.400 stasiun pangkalan telah beroperasi, menjadi tulang punggung bagi inovasi sektor publik dan swasta. Dampaknya telah terasa hingga ke daerah terpencil, di mana teknologi 5G membantu pelaku usaha pertanian meningkatkan efisiensi dan memperluas akses pasar melalui ekosistem digital.

Prestasi Vietnam dalam inovasi global juga mendapat pengakuan internasional. Dalam laporan Indeks Inovasi Global (GII) 2025, Vietnam menempati peringkat ke-44 dari 139 negara, sebuah peningkatan stabil yang mencerminkan keberhasilan integrasi sains dan teknologi ke dalam sektor-sektor strategis. Selain itu, pemerintah terus mendorong investasi asing, terutama dari perusahaan teknologi tinggi asal Amerika Serikat, guna memperkuat posisi Vietnam di kancah internasional.

Meski telah menorehkan berbagai capaian, pemerintah menekankan bahwa tantangan terbesar ke depan terletak pada efektivitas implementasi hasil riset menjadi produk nyata. Fokus masa depan akan diletakkan pada target capaian jangka menengah dan panjang, di mana setiap kementerian bertanggung jawab penuh atas hasil akhir produk teknologi guna menjamin kedaulatan, keamanan, serta pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.